Oleh Melya Yosita (Mahasiswi Manajemen Bisnis Telekomunikasi dan Informatika, Institut Manajemen Telkom, Bandung)
Saya
adalah salah satu pelanggan setia produk sari roti. Tetapi sering kali saya
melihat banyak sekali roti yang tersisa di supermarket setelah masa berlaku
produk tersebut hampir hampir. Hal ini menimbulkan beberapa pernyataan di dalam
benak saya yaitu sayang sekali dan terlihat seperti useless (karena roti yang sudah kadaluarsa tidak dapat dikonsumsi
lagi).
Akhirnya
timbul di benak saya untuk menciptakan suatu ide tentang mengaktifkan sebuah
merk (brand) yang bertujuan agar
produsen dapat meraup untung, produk yang dijual tidak ada yang tersisa sebelum
masa kadaluarsa habis, dan konsumen merasa senang dengan produk tersebut.
Indikatornya akan saya jelaskan sebagai berikut :
1.
Produsen memproduksi produk seperti
biasa sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
2.
Produsen mendistribusikan produk
tersebut melalui supermarket atau toko terdekat.
3.
Namun disini lah perbedaannya. Produsen
dapat menawarkan sebuah paket menarik terhadap konsumen dengan cara “konsumen
akan mendapat bonus produk atau barang lain apabila membeli sekian banyak
produk.” Barang yang menjadi bonus produk dapat berupa tempat makan siang anak,
botol minum, sendok dan garpu plastik, dll. Tentu saja dengan produk yang
berkualitas, bervariasi, food grade, dan
memiliki desain yang lucu dan eye-catching.
4.
Keuntungan yang didapat :
a. Dari
sisi konsumen.
Selain
mendapat produk yang berkualitas, konsumen juga mendapat keuntungan (benefit) lain berupa bonus produk
tambahan yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan sehari-hari. Hal ini
dapat mendorong konsumen untuk terus membeli produk tersebut hingga mendapat
bonus produk yang mereka inginkan.
b. Dari
sisi produsen.
Produsen mendapatkan pendapatan dan profit lebih dari kegiatan konsumsi yang
dilakukan konsumen dibandingkan sebelum melakukan kegiatan brand activation. Kemudian kemungkinan besar permintaan akan barang
yang dijual akan bertambah seiring dengan bertambahnya minat konsumen terhadap
bonus produk dan produk itu sendiri. Sehingga kita tidak akan melihat lagi roti-roti
enak dengan kualitas terbaik namun masa kadaluarsanya hampir habis di
supermarket.
Semoga
ide brand activation ini dapat
bermanfaat.

0 comments:
Post a Comment